JURNAL PRATIKUM KIMIA ORGANIK I

PERCOBAAN 3

MANIPULASI ALAT PRATIKUM KIMIA ORGANIK

 



 

DISUSUN OLEH :

DESRI INDAH RAHMADONA (A1C119041)

 

DOSEN PENGAMPU

Dr.Drs.SYAMSURIZAL, M.Si

 

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILIMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

 


PERCOBAAN 3

I.              Judul : Manipulasi Alat Pratikum Kimia Organik

 

II.           Hari, tanggal : Senin, 29-februari-2021

 

III.        Tujuan : dapat merekayasa alat destilasi dengan menggunakan alat sederhana

 

IV.        Landasan Teori

Manipulasi atau modifikasi alat yakni suatu perubahan bentuk atau bahan dan alat yang digunakan , tetapi dengan kegunaan yang sama hanya dilihat dari perbedaan alat atau pun bentuk .Manipulasi ini untuk merekayasa suatu alat yang sederhana yang mana alat tersebut bisa kita dapatkan di sekitar kita agar mengurangi biaya saat ingin melakukan eksperimen suatu sampel. Modifikasi atau manipulasi ini sangat penting jika alat yang standar atau yang sesuai dengan ketentuan jika tidak terdapat di sekitar kita maka kita bisa memanfaatkan alat dan bahan yang ada disekitar kita (Rosidi,2020)

Modifikasi adalah suatu pertukarang alat dan bahan yang bisa digunakan untuk melakukan suatu percobaan. Modifikasi alat disini harus memperhatikan aspek-aspek prinsip kerja yang sama dengan alat yang standarnya karena agar memproleh hasil yang sama. Untuk modif harus lah punya kreatifitas yang tinggi untuk memanfaatkan alat yang ada disekitar (mahlinda, 2019).

 Penyulangan yakni suatu cara meninggalkan larutan encer yang disumberkan pada diskrepansi suhu suatu komponen. Prosedur pelepasan larutan  dengan metode desalinasi dekerjakan oleh dua cara yaitu penguapan besertakan pengembunan (sugiyarto, 2008)

Destilasi yakni merupakan suatu keluarnya air dari bagian sekitar butiran endapan. Desalinasi  akan terwujud oleh kejadian elusif ,disebabkan oleh pemanaskan . jika  terbentuk disebabkan oleh pemanasanoleh karena itu keluarnya air itu akan munculnya atau  terbentukya bagian yang rumpang. Peristiwa ini terjadi disebabkan oleh pembakaran, oleh itu tidak terbentuk batuan endapan jika tidak menjalani sementasi (Hariyanto,2015)

 

 

V.           ALAT DAN BAHAN

5.1         Alat

1.      merakit destilasi sederhana

a.       Kaleng

b.      Baskom

c.       Selang

d.      Obeng

e.       Lilin

f.       Korek api

g.      Thermometer

h.      Wadah penampung destilasi

i.        Sumbu

j.        bunsen

2.      alat merakit destilasi standar

a.       statif 2 buah

b.      klem 2 buah

c.       labu destilasi

d.      erlemayer

e.       kondensor

f.       soflen

g.      selang

h.      thermometer

i.        penangas

5.2         Bahan

1.      Bahan merakit destilasi sederhana

a.       Spritus

b.      Sampel ekstrak tape ketan

2.      Bahan merakit destilasi standar

a.       Air

b.      Air tape fermentasi

VI.        PROSEDUR KERJA

6.1         Cara merakit alat destilasi sederhana

a.       Dimasukkan karet kedalam tutup kaleng yang telah dilubangi, agar uap air tidak keluar melalui lubang tersebut

b.      Dimasukkan selang kedalam tutup kaleng yang telah diberi lubang dan juga karet tadi , selang ini berfungsi sebagai untuk mengalirkan uap sehingga menghasilkan destilasi

c.       Dimasukkan selang ke dalam baskom yang telah dilubangi sebagai kondensor

d.      Diletakkan rangkaian yang telah dirangkai dengan posisi yang sesuai

e.       Setelah itu masukkan sampel ekstrak tape ketan kedalam tabung destilasi

f.       Pasang thermometer untuk mengukur suhu yang ada didalamnya

g.      Dimasukkan air dingin atau es batu sebagai kondesor

h.      Dinyalakan Bunsen untuk memanaskan sampel tadi

i.        Setelah mendapatkan hasil destilasi lalu sampe diuji dengan menggunakan kapas dan dibakar menggunakan api kecil

 

6.2  cara merakit alat destilasi standar

a.               a.  disediakan statif 2 buah dengan posisi sejajar

b.               b. diletakkan alat pemanas disalah satu statif

c.               c.  dipasangkan klem di statif

d.               d. dipasangkan kondensor di klem tadi

e.            e. dipasangkan soflet dan erlemeyer untuk menampung hasil destilasi

f.            f. dipasangkan selang untuk air masuk dan keluar ,selang untuk air masuk itu dipasang dibagian     

               bawah dan selang untuk air keluar dibagian atas dan dihubungkan ketempat pembuangan air

g.              g. dipasangkan labu destilasi sebagai tempat sampel untuk destilasi dipasangkan termometer 

           h. lalu dimasukkan air tabe murni 8 ml kedalam labu destilasi ,setelah itu masukkan batu didih

j.               i. lalu dipasangkan karet dan thermometer dan hidupkan sumber air,lalu colokan penangas

 

link video , bisa dibuka link dibawah ini

https://youtu.be/DWhwPtg37Tg

https://youtu.be/8r0CWIGFYOc

pertanyaan

1.      apakah menggunakan alat destilasi sederhana ini akan mendapatkan hasil akura yang sama dengan menggunakan alat destilasi standar

2.      bisa diperhatikan didalam video bahwa penggunaan alat destilasi standar itu memakai dua selang ada untuk air keluar dan air masuk tapi pada video alat destilasi sederhana hanya menggunakan satu selang, apakah dengan perbedaan itu akan membuat percobaan itu gagal ?

3.      apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi hasil ekstrak sampel jelaskan !

  

Komentar

  1. Assalammualaikum Warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan saya Cyntia Widi Udya dengan NIM A1C119011 akan menjawab pertanyaan no 2. Menggunakan alat destilasi sederhana juga mendapatkan hasil yang akurat karena pada penggunaan alat destilasi sederhana juga mendapatkan hasil berupa alkohol dengan bahan yang diuji cobakan berupa fermentasi tape pada video tersebut sama seperti menggunakan alat destilasi standar tetapi pada alat destilasi sederhana ini hasil yang dihasilkan yaitu alkohol sangat sedikit tetapi pada destilasi standar alkohol yang dihasilkan lebih banyak. Ketika sudah didapatkan hasil berupa alkohol pada destilasi sederhana langsung diuji cobakan keberhasilan hasil tersebut yang berupa alakohol menggunakan kapas dan yang terjadi adalah kapas yang dikasih alkohol dari hasil fermentasi mangeluarkan api, kejadia tersebut dikatakan bahwa hasil destilasi sederhana dikatakan berhasil dan hasil yang didapatkan akurat.

    BalasHapus
  2. saya sinta marliya dengan NIM A1C119002 akan mencoba menjawab permasalahan nomorr 1 penggunaan alat sederhana pada proses destilasi akan menghasilkan hasil yang sama namun terdapat sedikit ketidakakuratan dalam hasil dan proses yang dilakukan jarena keterbatasan alat serta proses pemanasan yang kurang sempurna

    BalasHapus
  3. Saya Ahmad Rivaldi (047) akan menjawab pertanyaa no 3. Jadi faktor faktor yang mempengaruhi destilasi adalah dari segi peralatan dan bahan, dimana kita harus menyiapkan kaleng roti, baskom, Bunsen, selang , piring, termometer dan juga kapas bisa mengekstraksi sampel tape ketan. Kaleng roti berfungsi sebagai tabung destilasi , baskom berfungsi sebagai kondensor, selang berfungsi sebagai pengaliran hasil destilasi ,Bunsen berfungsi sebagai alat pemanasan atau pembakaran sampel tape ketan. Destilasi sederhana ini sangat berfungsi dan bekerja dengan baik , karena saat sampel tape ketan dipanaskan dengan menggunakan kaleng roti dapat menghasilkan hasil destilat dan ketika diuji hasil ekstrak tersebut dengan menggunakan kapas dan dibakar kapar tersebut mengeluarkan api. Api yang keluar itu menandakan bahwa memang murni alkohol yang terdapat dari hasil destilasi karena ketika kita merendam hasil destilat dan merendam air dengan kapas maka yang terjadi adalah ketika dibakar bahwa hasil destilat dari tape ketan mengeluarkan api dan juga apinya cepat menyambar.

    BalasHapus

Posting Komentar