JURNAL
PRATIKUM KIMIA ORGANIK I
PERCOBAAN
5
“REAKSI-REAKSI ZAT HIDROKARBON”
DISUSUN
OLEH :
DESRI INDAH RAHMADONA (A1C119041)
DOSEN
PENGAMPU
Dr.Drs.SYAMSURIZAL, M.Si
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN
ILIMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
PERCOBAAN
5
I.
Judul
: reaksi-reaksi zat hidrokarbon
II.
Hari,
tanggal : Senin,
16-Maret-2021
III. Tujuan : untuk melihat reaksi-reaksi zat hidrokarbon
IV.
Landasan
Teori :
Dapat didefinisikan bahwa
hidrokarbon itu berasal dari kata hydro dan carbon nah ini sudah tidak asing
lagi jadi hydrocarbon merupakan senyawa yang terdiri dari hydro dan carbon yang
mempunyai sifat ataupun karakteristik fisika maupun kimia . Senyawa ini terdapat
banyak sekali dialam dan juga dikehidupan kita , serta didalam tubuh kita juga.
(muchtaridi,2005).
Hydrocarbon bisa diuji dengan uji
bromin dan juga Bayer dengan uji ini dengan menggunakan sampel bisa menambah
larutan hydrocarbon dan melihat perubahan yang terjadi pada sampel atau
simplisia tersebut. Uji bromin dan Bayer ini untuk melihat tingkat kejenuhan
atau pun ketidak jenuhan senyawa hydrocarbon (Ahmad,2005)
Ada beberapa reaksi yang terjadi
pada senyawa hydrocarbon , senyawa hydrocarbon ini berkaitan tentang alkena ,
alkuna serta alkana , nah reaksi yang terpapar pada senyawa ini adalah reaksi
oksidas , reaksi adisi , reaksi substitusi,
beserta reaksi eliminasi.
Hydrocarbon dapat diartikan sebagai
yakni yang mempunyai ikatan rangkap dua
maupun rangkap tiga yang mana senyawa
tidak jenuh. Dengan demikian senyawa tidak jenuh tersebut kemungkinan besar
adanya diberikan secara terus-menerus atom hidrogen. Pada saat suatu senyawa
tidak jenuh direaksi oleh hidrogen halida dengan demikian bisa memperoleh hasil
tunggal (Rahayu,2012)
V.
Alat
dan Bahan
5.1
Alat
1. Tabung
reaksi
2. Pipet
tetes
5.2
Bahan
1. Alumanium
foil
2. Bromin
3. KMnO4
4. Na2CO3
VI.
Prosedur
Kerja
6.1
Uji bromin
1. Dimasukkan
sampel yang berbeda kedalam 6 tabung reaksi
2. Ditambahkan
bromine setiap pada 6 tabung tadi
3. Ditutup
masing-masing tabung reaksi dengan menggunakan alumanium foil dan amati
perubahan yang terjadi pada ke 6 tabung tersebut
4.
6.2
Uji bayer
1. Dimasukkan
sampel yang berbeda kdalam 6 tabung reaksi
2. Ditambahkan
KMnO4 sebanyak 3 ml kedalam
masing-masing tabung reaksi
3. Diamati
perubahan yang terjadi
4. Ditambahkan
larutan Na2CO3 kedalam masing-masing tabung reaksi yang
tadi
5. Diamati
perubahan yang terjadi
Link video : https://youtu.be/zYEjZG_2huU
VII.
Pertanyaan
1.
Kenapa dalam video tabung reaksi itu di
tutup dengan aluminium foil? Lalu jika aluminium foil diganti dengan ditutupi
dengan kertas bisa jelaskan?
2.
Pada uji bromin ketika sampel yang
berbeda di tetesin dengan bromine setiap tabung reaksi menghasilkan perubahan
warna yakni orange pekat dan larututan tersebut sama hasilnya tapi mengapa pada
uji bayer saat penambahan KMnO4 mengalami perubahan yang
berbeda-beda pada tabung ?
3.
Mengapa pada uji bayer sampel
ditambahkan KMnO4 sebanyak 3 ml kedalam masing-masing tabung reaksi
jika KMnO4 yang ditambakan lebih 3 ml ataupun kurang dari 3 ml
mendapatkan hasil yang sama dengan penambahan KMnO4 sebanyak 3 ml ?
jika berbeda hasil yang peroleh tolong jelaskan alasan!

assalamualaikum warrahmatullahi wabarokatu saya mitha udhiyah dengan nim A1C119006 izin menjawab pertanyaan nomor 1. menurut saya taung reaksi tersebut ditutup dengan aluminium foil dikarenakan agar larutan yang ada didalam tabung tersebut tidak terkontaminasi karena permukaan dari aluminium foil tersebut tertutup engan rapat sehingga jika ingin diganti dengan bahan lain, harus menggunakan bahan yang memiliki permukaan yang tidak berongga sehingga larutan didalamnya tidak terkontaminasi
BalasHapusSaya Novia Ramadhani dengan nim A1C119023 izin menjawab pertanyaan nomor 2. Pada saat uji bromin dan ditambahkan bromin ke dalam sampel menghasilkan perubahan warna yakni orange pekat dan larututan tersebut sama hasilnya dikarenakan uji bromin itu digunakan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya hidrokarbon dalam larutan tersebut. Dari ke-enam sampel hasilnya sama, karena ke-enam sampel tersebut mengandung hidrokarbon. Sedangkan uji Bayer digunakan untuk menunjukkan kereaktifan hidrokarbon tak jenuh dimana KMnO4 sebagai oksidator dan berperan sebagai katalis. Hasilnya berbeda karena menggunakan enam sampel berbeda dengan kereaktifan masing-masing sampel yang tentunya berbeda pula
BalasHapusAssalamualaikum. Saya Teguh Arizki (A1C119008) akan menjawab permasalah no 3.
BalasHapusPenambahan KMnO4 harusnya tidak melebihi sampel yang akan di uji, karena KMnO4 disini yang akan dijadikan bahan penguji untuk menentukan zat hidrokarbon. Mau ditambahkan kurang dari 3 ml atau lebih dari 3ml, yang terpeting tidak melebihi jumlah sampel.