LAPORAN
PRATIKUM KIMIA ORGANIK I
PERCOBAAN
3
“MANIPULASI ALAT PRATIKUM KIMIA ORGANIK”
DISUSUN
OLEH :
DESRI INDAH RAHMADONA (A1C119041)
DOSEN
PENGAMPU
Dr.Drs.SYAMSURIZAL, M.Si
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN
ILIMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
VII.
Data Pengamatan
7.1
Manipulasi Alat Destilasi Sederhana
|
PROSEDUR |
FUNGSI ALAT
DAN BAHAN |
TUJUAN |
HASIL |
|
1.dimasukkan
karet kedalam tutup kaleng yang telah dilubangi, agar uap tidak keluar
melalui lubang-lubang 2.
Setalah itu masukkan selang untuk mengalirkan uap sehingga menghasilkan
destilasi 3.
Lalu masukan ujung selang yang tdai kebaskom yang sudah dilobangi , sebagai
kondensor 4.
Lalu disusun batu bata , yang diletakkan diatas batu bata adalah kaleng roti
, setelah itu diletakkan bunsen dibawah kaleng roti 5.
Kemudia letakan baskom tadi sejajar dengan posisis kaleng roti 6.
Dan letakkan piring keci di posisi yang menyesuaikan baskom 7.
Lalu masukan tape ketan kedalam kaleng roti yang sebagai tabung destilasi. 8.letakkan
termometer kedalam kaleng roti. 9.
Lalu masukkan air dingin atas air es batu kedalam baskom, dan hidupkan bunsen
untuk memanaskan sampel tepe yang ada di kaleng roti 10.
Amatilah apa yang terjadi |
1.Kaleng
roti berfungsi sebagai tabung destilasi 2.
baskom dan selang berfungsi sebagai kondensor 3.Lilin
, korek api dan obeng berfungsi sebagai alat pelubang kaleng dan pelubang
baskom 4.Termometer
berfungsi sebagai alat mengukur suhu sampel Piring
kecil berfungsi sebagai wadah penampung destilasi 6.
Kapas berfungsi sebagai alat untuk menguji apakah hasil destilasi berhasil 7.
Bunsen berfungsi sebagai pemanasan 8.
Spritus berfungsi sebagai bahan untuk menghidupkan api dibunsen 9.
Tape ketan berfungsi sebagai sampel yang akan di ektrak |
Dapat
merakit alat destilasi dengan menggunakan alat dan bahan yang sangat
sederhana yang ada disekitar |
Pada
saat dipanaskan sampel , mengalami penguapan dan uap naik ke selang dan
keluarlah lhasil ekstrak tadi kira-kira sebanyak 5 ml dan hasil ekstrak di uji coba dengan
menggunakan kapas lalu di basahi dengan hasil ekstrak tadi setelah itu
dekatkan dengan api kecil maka yang terjadi dengan kapas terbakar dengan
pengujian itu bahwa menandakan berhasil pemisahan air dan alkohol pada sampel
pada tape ketan . dan dengan ditandai hal tersebut menandakan bahwa hasil
destilasi itu emang sebenarnya alkohol murni dan alat destilasi ini berkerja
sangat baik |
7.1
Alat Destilasi standar
|
PROSEDUR |
FUNGSI ALAT
DAN BAHAN |
TUJUAN |
HASIL |
|
1.diletakkan
2 statif secara sejajar 2.Diletakkan
alat pemanas disalah satu statif 3.Dipasang
klem dengan tinggi yang berbeda 4.Dipasang
kondensor yang sebelumnya dipakaikan vaseline yang bertujuan sebagai perekat 5.Dipasang
soklet dan erlenmeyer diujung
kondensor 6.
Dipakaikan selang untuk: air masuk dibuat dari bawah kondensor dan
dihubungkan dengan sumber air, air keluar dibuat dari atas kondensor dan dihubungkan ke pembuangan air 7.
Kemudian masukkan labu destilasi kedalam pemanas dan terhubung dengan sisi
kondensor yang berdiri 8.
terakhir, pasang termometer kedalam kondesor dengan sisi yang berdiri |
1.Statif
berfungsi sebagai alat penegak pada
peralatan destilasi 2.Alat
pemanas berfungsi sebagai memanaskan bahan pada labu destilasi 3.Klem
berfungsi sebagai menyangga bagian
alat-alat destilasi lain 4.Kondensor
berfungsi sebagai mendinginkan uap destilat yang melewati kondensor sehingga
menjadi cair 5.Soklet
dan erlenmeyer berfungsi sebagai menampung hasil 6.
Selang berfungsi mengalirkan air 7.
Labu destilat berfungsi sebagai tempat
melakukan destilasi 8.
Termometer berfungsi untuk mengukur uap suhu zat cair yang didestilasi |
Untuk
merakit destilasi dengan mengunakan perlaatan standar standar pada
laboratorium |
Terdapat
2 sampel yang digunakan pada pengujia destilasi sederhana ini yaitu: 1.
Fermentasi tape 3 hari. Dari 78 ml hasil fermentasi tape, maka didapatkan
hasil destilasi yaitu berupa alkohol sebanyak 2,2 ml 2.
Fermentasi tape 4 hari. Dari 86 ml hasil fermentasi tape, maka didapatkan
hasil destilasi yaitu berupa alkohol sebanyak 2,7 ml. |
VIII.
Pembahasan
Dari
pengamatan data diatas kita dapat mengetahui dengan demikian bahwa alat
destilasi bisa kita buat dengan menggunakan alat dan bahan sederhana. Dengan
melihat fungsi dan bentuknya. Disini
dapat kita amati dari video bahwa dengan menggunakan kaleng roti, baskom,
Bunsen, selang , piring, termometer dan juga kapas bisa mengekstraksi sampel
tape ketan. Kaleng roti berfungsi sebagai tabung destilasi , baskom berfungsi
sebagai kondensor, selang berfungsi sebagai pengaliran hasil destilasi ,Bunsen
berfungsi sebagai alat pemanasan atau pembakaran sampel tape ketan. Destilasi
sederhana ini sangat berfungsi dan bekerja dengan baik , karena saat sampel
tape ketan dipanaskan dengan menggunakan kaleng roti dapat menghasilkan hasil
destilat dan ketika diuji hasil ekstrak tersebut dengan menggunakan kapas dan
dibakar kapar tersebut mengeluarkan api. Api yang keluar itu menandakan bahwa
memang murni alkohol yang terdapat dari hasil destilasi karena ketika kita
merendam hasil destilat dan merendam air dengan kapas maka yang terjadi adalah ketika
dibakar bahwa hasil destilat dari tape ketan mengeluarkan api dan juga apinya
cepat menyambar sedangkan kapas yang dicelupkan air tidak mengeluarkan api ini
menandakan bahwa pentingnya kapas sebagai medium penguji untuk melihat
kemurnian alkohol. Hubungan antara thermometer dan alat destilasi tidak dapat
dipisahkan karena thermometer sangan urgensi desini karena ketika sampel
dimasukkan dan dibakar maka sampel akan memperoleh hasil destilasi ketika
thermometer bersuhu 100 derajat C yaitu mengalami puncak titik didih
VIII. Kesimpulan
Dari
video diatas dapat disimpulkan bahwa alat destilasi standar itu bisa dibuat
dengan alat yang sederhana yaitu dengan menggunakan kaleng roti,
baskom,thermometer, selang dan piring kecil serta kapas untuk menguji hasil
destilasi .Manipulasi alat destilasi
ini dapat kita gunakan didalam labotarorium yang dibuktikan dengan hasil percobaan
pada sampel yang telah diuji pada video tersebut yang mana tidak jauh berbeda
dengan penggunaan destilasi dengan menggunakan alat standar walaupun masih ada kekurangan pada penggunaan
destilasi sederhana tersebut. Kekurangan dari alat destilasi sederhana ini
adalah kurang efektif atau akuratnya hasil yang diperoleh tapi dengan
manipulasi atau rekayasa alat destilasi sederhana ini kita bisa membuat atau
berakitnya jika dalam masa pandemic atau covid-19 karena perkuliahan dilakukan
secara daring dan dengan memanfaatkan itu bisa membuat alat destilasi.
IX. Pertanyaan
1. Mengapa didalam baskom pada video diberikan batu es
?jelaskan
2. Apa hubungan antara hasil destilasi dan penangas/
Bunsen
3. Jika kapas di celupkan dengan hasil destilasi akan
mengeluarkan api ,apakah dengan uji itu saja dapat menentukan bahwa hasil
destilasi itu murni mengandung alkhol?
X.
Daftar Pustaka
Rosidi
, imron. Zainul ,arif. 2020. Panduan
Praktis Menulis Pengembangan Keprofosian Berkelanjutan. Yogyakarta : Kanisius
Sugiarto
, teguh . emy,ismawati. 2008. Ilmu
Pengetahuan Alam . Jakarta : gramedia
Hariyanto
, sucipto. Dkk . 20015. Lingkungan
Abiotik . Surabaya : Airlangga Universitu prees

Saya Sinta Marliya dengan NIM A1C119002 akan mencoba menjawab permasalahan nomorr 3
BalasHapuspenggunaan uji air dan alkohol pada hasil destilasi bertujuan untuk melihat apakah hasil dari proses destilasi ini masih mengandung air atau tidak, jika masih mengandung air maka kapas yang di bakar akan tidak bisa terbakar, dan jika kapas tadi terbakar maka terdapat alkohol karena sifat dari alkohol adalah mudah terbakarr hal ini menandakan bahwa hasil dari proses destilasi menghasilkan alkohol murni
Baiklah saya Cyntia Widi Udya dengan NIM A1C119011 kan menjawab pertanyaan no 1. Pada baskom harus diberikan batu es agar partikel dari penyusun zat padat tersebut mengalami kenaikkan suhu sehingga oartikel tersebut akan terdistilasi menjadi gas yang dapat membantu hasil dari uji coba distilasi tersebut untuk memperoleh hasil alkohol yang benar-benar murni
BalasHapusSaya Ahmad Rivaldi (047) akan menjawab pertanyaan no2. Keduanya berkaitan dan memiliki fingsinya masing masing. Bunsen berfungsi sebagai alat pemanasan atau pembakaran sampel tape ketan. Destilasi sederhana ini sangat berfungsi dan bekerja dengan baik , karena saat sampel tape ketan dipanaskan dengan menggunakan kaleng roti dapat menghasilkan hasil destilat dan ketika diuji hasil ekstrak tersebut dengan menggunakan kapas dan dibakar kapar tersebut mengeluarkan api.
BalasHapus