JURNAL PRATIKUM KIMIA ORGANIK I

PERCOBAAN 7

REAKSI KETON

 



 

DISUSUN OLEH :

DESRI INDAH RAHMADONA (A1C119041)

 

DOSEN PENGAMPU

Dr.Drs.SYAMSURIZAL, M.Si

 

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILIMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

 


PERCOBAAN 7

I.              Judul                             : Reaksi Keton

 

II.           Hari, tanggal    : Senin, 06-april-2021

 

2.1  Tujuan                 : 1. untuk melihat terjadinya  reaksi  keton pada sampel urine

                                      2. untuk mengetahuai apa saja yang menandai bahwa pada urine terdapat                                                 senyawa aseton

 

III.        Landasan Teori :

Keton merupakan suatu turunan dari suatu alkana dengan digantikan akhiran –ON. Keton memiliki suatu struktur yang bercabang, rantai bercabang dari keton adalah rantai yang mengikat CO. yaitu contahnya adalah :





Keton merupakan suatu isomer yang berguna oleh aldehid. Keton dapat dibuat yaitu dengan metode oksidasi alkohol sekunder. Keton adalah tidak dapat dioksidasi dengan uji fehling dan tollens. Keton sangat banyak digunakan pada produk yang sehari-hari digunakan yaitu sebagai pelarut cat kuku dan pada pelarut plastic (wulandari ,2018).

Dapat diketahui bahwa keton  mempunyai suatu ada karakteristik fisika yaitu adalah tidak mengandung suatu unsure hydrogen yang dapat terikat pada suatu oxygen , oleh sebab itu tidak bisa mengalami suatu ikatan hydrogen pada alcohol, serta memiliki karakteristik yang bersifat polar serta bisa mengalami suatu gaya tarik menarik elektrostatik yang sangat relative sekali pada molekulnya, bisa dilihat pada sasaran bagian dari kutup posifiv suatu molekul bisa tertarik pada suatu bagian negative (Fessenden, 1997).

Keton memiliki sifat polar, senyawa keton sangan baik larut dan terlarut dengan sempurna dalam pelarut air ataupun alcohol. Bisa diketahui bahwa senyawa keton banyak sekali terkandung didalam produk atau barang yang kita gunakan yaitu pembersih kutek, lilin , aroma bau pada parfum, deterjen serta digunakan dalam obat bius ( pine , 1988).

 

IV.        Alat dan Bahan

4.1         Alat

1.      Tabung reaksi

2.      Pipet tetes

Bahan

1.      Ammonium sulfat

2.      Sampel urine

3.      cystal natrium nitroprosida

4.      amonia

 

V.           Prosedur Kerja

5.1         Identifikasi gugus aldehid

1.        Dimasukkan ammonium sulfat kedalam tabung reaksi

2.        Dimasukkan sampel urin kedalam tabung reaksi yang berisi ammonium sulfat sebanyak 5 ml

3.        Diguncancang larutan dengan satu arah

4.        Ditunggu selama 5 menit

5.        Dimasukkan beberapa cystal natrium nitroprosida

6.        Dikocok selama 10 detik

7.        Dimasukkan amonia 8-10 tetes

8.        Ditunggu sampai 30 detik

9.        Terbentuk cicin berwarna ungu

 

 

Link video : https://youtu.be/DVAmUrL7JWU

VI.        Pertanyaan

1.             Kenapa pada video tersebut dimasukkan sampel urine ?

2.             Kenapa pada saat penambahan amonia terentuk cicin berwarna ungu?

3.             Apa yang menandakan bahwa didalam larutan tersebut terdapat reaksi keton?

Komentar

  1. Baiklah saya Nurhayati dengan NIM A1C119077 akan menjawab pertanyaan nomor 1. Sampel urin dimasukkan dengan tujuan untuk menguji apakah pada sampel urin itu terdapat aseton atau tidak.

    BalasHapus
  2. baiklah saya mitha udhiyah dengan nim A1C119006, izin menjawab pertanyaan nomor 2. ketika kita tambahkan amonia maka akan terbentuk cincin yang bberwarna ungu yang menandakan pada reaksi tersebut tedpat unsuur keton didalamnya

    BalasHapus
  3. baiklah saya Lenny Friskha Tamba (A1C119035) akan menjawab pertanyaan nomor 3
    Tidak dapat dioksidasi dengan uji fehling dan tollens, memiliki sifat polar dan keton mempunyai suatu ada karakteristik fisika yaitu adalah tidak mengandung suatu unsure hydrogen yang dapat terikat pada suatu oxygen

    BalasHapus

Posting Komentar