JURNAL
PRATIKUM KIMIA ORGANIK I
PERCOBAAN
9
“REAKSI FENOL”
DISUSUN
OLEH :
DESRI INDAH RAHMADONA (A1C119041)
DOSEN
PENGAMPU
Dr.Drs.SYAMSURIZAL, M.Si
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN
ILIMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
PERCOBAAN
9
I.
Judul
: Reaksi fenol
II.
Hari,
tanggal : Senin,
19-april-2021
2.1 Tujuan : 1. untuk melihat terjadinya reaksi fenol pada suatu larutan
III.
Landasan
Teori :
Fenol
di produksi dengan menggunakan tiga cara yakni pemanasan campuran Benzena
sulfonat serta dengan logam alkali kering, hidrolisis senyawa duazonium serta
hidrolisis Aril haloda . Fenol banyak sekali dimanfaatkan oleh orang untuk
desinfektan dalam sebuah karbol, suatu pengawet kayu , menjadi suatu bahan baku
obat-obatan serta zat warna (Wulandari,2019)
Dapat
diketahui bahwa fenol ini adalah asam yang sangat kuat dari pada alcohol. Fenol
ini dapat disebut juga dengan asam karbonat. Fenol bersifat asam itu disebabkan
oleh anion yang dihasilkan itu dapat distabilkan dengan resonansi , olah sebab
itu muatan negatifnya disebar dengan cincin aromatic (Fassenden,1986).
IV.
Alat
dan Bahan
4.1
Alat
1. Spatula
2. Pembakaran
bunsen
3. Tabung
reaksi
4. Pipet
5. Penangas
air
4.2
Bahan
1. Senyawa
organik
2. Kertas
lakmus biru lembab
3. Larutan
besi klorida
4. Natrium
nitrit
5. Asam
sulfat pekat
6. Air
suling
7. Natrium
hidroksida
8. Ftalat
anhidrida
9. Natrium
hidroksida encer
V.
Prosedur
Kerja
5.1 Uji
lakmus
1.
Diambil sedikit senyawa organik dengan
menggunakan spatula
2.
Diletakkan diatas kertas lakmus biru
lembab yang diambil dari gelas arloji
3.
Diamati perubahan yang terjadi pada
kertas lakmus
5.2 Uji klorida
1.
Diambil sedikit senyawa organik sekitar 1 sendok spatula
2.
Ditambahkan ke sejumlah kecil larutan
besi klorida netral yang diambil dalam tabung reaksi
3.
Diamti larutan
5.3 Uji
Lieberman
1.
Diambil sejumlah kecil Kristal natrium
nitrat dalam tabung reaksi
2.
Ditambahakan sedikit senyawa organik ke
Kristal natrium nitrit
3.
Ditambahkan sedikit senyawa organik ke
Kristal natrium nitrit
4.
Dipanaskan tabung reaksi dengan
hati-hati diatas pembakaran Bunsen lalu biarkan dingin
5.
Ditambahkan beberapa tetes asam sulfat
pekat ke dalam tabung reaksi
6.
Dikocok tabung reaksi
7.
Diamati perubahan yang terjadi
8.
Ditambahakan air suling
9.
Diamati perubahan yang terjadi
10.
Ditambahakan natrium hidroksida berlebih
ke tabung reaksi
11.
Diamati perubahan yang terjadi
5.4 Uji
pewarna phthalein
1.
Diamati sedikit senyawa organik pada
tabung reaksi
2.
Ditambahkan sedikit yaitu 1 sendok
ftalat anhidrida menggunakan spatula
3.
Ditambahkan sedikit asam sulfat kedalam
tabung reaksi
4.
Dipanaskan larutan dengan Bunsen dan
dinginkan selama beberapa menit
5.
Dituangkan campuran reaksi dengan hati
hati ke dalam gelas kima yang berisi natrium hidroksida encer
6.
Diamati yang terjadi
Link video : https://youtu.be/HSGlfbV7W84
VI.
Pertanyaan
1.
Kenapa pada uji tabung reaksi dikocok?
2.
Kenapa pada uji phthalein saat diberikan
sedikit asam sulfat pekat terbentuk
endapan putih kemerahan ?
3. Kenpa pada Uji Liebermann larutan yang mula-mula berwarna merah menjadi biru? Reaksi apa yang terjadi?


baiklah saya Nurhayati dengan NIM A1C119077 akan menjawab pertanyaan nomor 3. pada uji liebermann larutan awalnya berwarna merah namun setelah dilakukan penmbahan basa kuat mengakibatkan warna berubah menjadi biru, hal ini dikarenakan adanya pembentukan anion indophenol
BalasHapusperkenalkan saya yiyin novela dengan NIM A1C119062 ingin menjawab pertanyaan no 1. pada uji tabung reaksi dikocok supaya reaksi dapat berjalan dengan cepat
BalasHapusSaya Ahmad Rivaldi (047) akan menjawab pertanyaan no 2. Karena pada uji phthalein dilakukan proses diambilnya senyawa organik pada tabung reaksi dan ditambahkan flalat anhidrat terbentuk lah larutan berwarna bening setelah itu ditambahkan asam sulfat dan dipanaskan larutan pemanasan bertujuan untuk melihat reaksi yang terjadi pada larutan dan setelah dipanaskan terbentuk endapan putih merah adanya endapan karena reaksi lewat jenuh.
BalasHapus