JURNAL
PRATIKUM KIMIA ORGANIK I
PERCOBAAN
8
“REAKSI ALKOHOL”
DISUSUN
OLEH :
DESRI INDAH RAHMADONA (A1C119041)
DOSEN
PENGAMPU
Dr.Drs.SYAMSURIZAL, M.Si
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN
ILIMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
PERCOBAAN
8
I.
Judul
: Reaksi Alkohol
II.
Hari,
tanggal : Senin,
08-april -2021
III. Tujuan : 1. untuk menguji apakah alkohol mengandung air didalamnya
IV.
Landasan
Teori :
Dapat diketahui
bahwa alkohol adalan yaitu suatu turunan dari alkana yang menggantti akhiran A
dengan OL. Alkohol terbegi menjaditiga (3) yakni alkohol primer dan skunder ,
kalau primer yaitu berikatan pada atom C yang mengikat satu atom C lain)
sedangkan skunder yaitu berikatan dengan atom C yang mengikatnya dua atom C)
dan tersier yaitu berikatan dengan atom C yang mengikatnya tiga atom C). Contoh
penamaan alkohol sebagai berikut :
Pada
saat alkohol primer dioksidasi akan menghasilkan aldehidasedangkan pada saat
alkohol sekunder dioksidasi akan menghasilkan keton dan pada alkohol tersier
tidak bisa terokssidasi (wulandari,2019).
Alkanol
itu dapat kita ketaui bahwa mempunyai suatu gugus OH. Alkohol ataupun alkanol adalah
suatu senyawa turunan alkanal yang terpapar suatu gugus OH. Senyawa alkanol
atau alkohol banyak ditemui di kehidupan sehari-hari dan juga sering
dimanfaatkan atau digunakan oleh manusia untuk kebutuhan mereka, maupun dalam
bidang apa saja. Senyawa alkanol atau alkohol banyak sekali dimanfaatkan tapi
tidak hanya untuk yang dalam bidang positif tapi ada juga yang menyalah
gunakannya ( ghalib, 2010).
V.
Alat
dan Bahan
5.1
Alat
1. Tabung
reaksi
2. Api
Bunsen
3. Penjepit
tabung reaksi
4. Gelas
ukur
5. Pipet
tetes
6. Batang
pengaduk
7. sendok
5.2
Bahan
1. Alkohol
50%
2. Aquades
3. Etanol
96%
4. CuSO4
5. K2CO3
6. Asam
asetat
7. Asam
sulfat P
VI.
Prosedur
Kerja
6.1
Pengujian adakah air pada alkohol
1. Diambil masing-masing alkohol 50% dan
dimasukkan kedalam tabung reaksi
2. Dimasukkan sekitar 2 gr CuSO4
kesalah satu tabung reaksi dan amati perubahan yang terjadi)
3. Dimasukkan sekitar 2 gr K2CO3
kesalah satu tabung reaksi, lalu diaduk dengan batang pengaduk dan amati
perubahan yang terjadi (larutan keruh
6.2
Esterifikasi alkohol
1. Dimasukkan
2 ml etanol 96% kedalam tabung reaksi
2. Ditambahkan
beberapa tetes asam asetat dan 5 ml asam
sulfat p kemudian tutup dengan kapas
3. Dipanaskan
larutan tadi dengan menggunkana Bunsen dan amati yang terjadi
4. Dituang
larutan yang telah dipanaskan tadi ke
dalam 20 ml kemudian diamati dan cium aroma yang terbentuk
Link video : https://youtu.be/6xMCkienqSw
Pertanyaan
1.
Apa yang menyebabkan ketika alkohol 50%
diberi K2CO3 warnanya menjadi keruh ?
2.
Kenapa saat tabung reaksi diberi asam
asetat dan asam sulfat p tabung reaksi ditutup dengan kapas?
3.
Dalam video tersebut yang bagian mana
bahwa membuktikan adanya air terkandung dalam alkohol?


Assalamualaikum perkenalkan saya gadis septyo wulandari dengan nim a1c119026 akan menjawab permasalahan nomor 1. Ketika ditambah K2CO3 larutan berubah warna menjadi keruh hal ini dikarenakan efek dari K2CO3 yang mana memiliki warna putih dan K2CO3 dapat larut dalam air sehingga ketika direaksikan keduanya yaitu alkohol dan K2CO3 mengalami reaksi yang ditandai dengan warna menjadi keruh
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusBaiklah perkenalkan saya Ike Sonia akan menjawab pertanyaan nomor 3. Yang membuktikan adanya air terkandung dalam alkohol yaitu larutan berubah dari hijau toska menjadi warna keruh setelah diberikan reagen K2CO3 dengan ditandai dengan warna larutan keruh bahwa didalam alkohol terdapat air didalamnya.
BalasHapusBaiklah saya Sinta Marliya akan mencoba menjawab permasalahan nomor 2.
BalasHapuspenutupan menggunakan kapas bertujuan, agar proses reaksi lebih optimal tanpa ada udara lain yang ikut bercampur, penutupan menggunakan kapas juga bertujuan meminimalisis cairan asam keluar sehingga dapat mengenai tangan