LAPORAN PRATIKUM KIMIA ORGANIK I

PERCOBAAN 12

“PEMISAHAN KROMATOGRAFI KOLOM”

 



 

 

 

 

DISUSUN OLEH :

DESRI INDAH RAHMADONA (A1C119041)

 

 

 

DOSEN PENGAMPU

Dr.Drs.SYAMSURIZAL, M.Si

 

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILIMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

 

VII. Data Pengamatan

Prosedur

FungsiBahan&Alat

Tujuan

Hasil

Dimasukkansepotongkecilkapasditempatkandibagiambawahkolom

Gelas Kimia :

Sebagaiwadahpereaksisampel

 

Erlenmeyer :

untuk menjadi wadah dari bahan kimia cair

 

Statif :

Untuk menjepit buret dalam proses titrasi

 

Corong :

Sebagai alat bantu untuk memindah / memasukkan larutan ke wadah / tempat yang mempunyaai dimensi pemasukkan sampel bahan kecil

 

Pipet tetes :

untuk memindahkan cairan dengan volume kecil, dan merupakan alat ukur untuk memindahkan cairan dari wadah aslinya ke wadah lain dalam jarak tertentu

 

Tabung reaksi :

Sebagaiwadahpereaksisampel

 

Kapas :

Sebagai media

Pasir :

 

 

Silika :

Sebagaifasadiam

 

Eluen :

Sebagaifasegerak yang membawadanmemisahkanbeberapakomponensuatusampelmelaluifasediamnya

untukmencegah material padatmasukkekeran

-

Dimasukkansedikitpasirdituangkandengankedalaman 1 cm

untukmembentukpermukaandatardiataskapas

-

Diambilsilikadalamjumlahsesuaidalamgelaskimia

Sebagaifasadiam

-

Dibuatsilikamenjadibuburmenggunakanpelarut yang akandigunakanuntukmenjalankankolom

Agar bahanmenjadihalus

Sebagaieluen

Dituangkancampuranlarutantadikedalamkolomdenganhati-hati

Agar larutantidakada yang tumpah

 

Setiapmenuangkankedalamkolomlarutantadidikuncang agar silikatidakmengendap

Agar silica tidakmengendapketikadituangkan

 

Jika level eluenmendekatibagianataskolomlalusebagianharusdihilangkandenganmembukakeran

Untukmenghilangkansebagianataskolom

 

Mengeluarkanbeberapaeluendarikolom

agar turunke level silika

 

Diperhatikan level eluendanmenutupkeranpadasaat yang tepat

agar silikatidakmengering

 

Membuatsenyawamentahkekolom

Untukmelarutkandalamsejumlahkecileluen

 

Memastikansenyawamentahtelahlarut

Agar senyawa yang telahlarutdimasukkankedalamkolom

 

Larutan yang dihasilkanditambahkankekolommenggunakan pipet kaca

 

Dimasukkanbeberapapasirkedalamsekitar 1 cm di ataskolom

 

akanmelindungisilikasaatmenambaheluen

 

Dimasukkaneluenkedalamkolom

-

 

Dibukakeranbagianbawahkolom ,

untukmengumpulkanpecahanpertamakedalamtabungreaksi

 

 

VIII. Pembahasan

Dari data diatas dapat diperoleh bahwa , Kromatografi kolom ini merupakan suatu Pemisahan dengan menggunakan fasa gerak dan diam dan menggunakan alat berbentuk kolom atau contohnya adalah Butet .Kromatografi kolom dan lapis tipis itu prinsip kerjanya hampir sama yaitu memiliki fasa diam dan gerak tapi yang membedakannya adalah Perbedaan analisis Kromatografi Kolom dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) adalah prinsip kerjanya pada fasa diam dan fasa gerak. Analisis Kromatografi Kolom mamanfaatkan gravitasi untuk memisahkan senyawa, sementara Kromatografi Lapis Tipis (KLT) adalah dengan menggunakan kapilarita. Pada Vidio yang telah saya amati bahwa didalam Vidio menggunakan silika gel yang memiliki sifat polar , silika gel ini berperan sebagai fasa diam , jadi fasa geraknya harus bersifat non polar agar antara fasa diam dan gerak tidak berikatan. Setelah itu dibuat eluen dengan menggunakan silika gel yang berperan sebagai fasa diam dan dicampur dengan pelarut yaitu fasa geraknya diaduk secara merata dan jangan sampe pada campuran sampel tersebut terdapat gelembung dikarenakan jika saat diletakkan larutan itu kedalam kolom maka kolom akan pecah nantiknya dan hasil dari  pemisahan tidak diperoleh hasil yang diharapkan , pada Pemisahan ini melihat kepolaran suatu larutan , setelah itu kolom harus dijenuhjam terlebih dahulu setelah dijenuhkan baru dimasukan fasa diam sampel serta fasa geraknya. Setelah itu baru dibuka keran untuk memisahkan pecahan pecahan dari larutan tersebut.

IX. Permasalahan

1.      Apa fungsi dari senyawa mentah ?

2.      Bagaimana kita mengetahui bahwa keberhasilan dari percobaan ini?

3.      Apakah pemisahan dengan cara kromatografi kolom ini sangat efektif dalam memisahkan senyawa ?

X. Kesimpulan

1.      Kromatografi Kolom mamanfaatkan gravitasi untuk memisahkan senyawa, sementara Kromatografi Lapis Tipis (KLT) adalah dengan menggunakan kapilarita

2.      mengumpulkan pecahanpadalarutan yang berada didalamkolom  , proses ini bisa diulangi beberapa kali untuk mengumpulkan pecahan sebanyak yang dibutuhkan

XI. Daftar Pustaka

Hayani, E., 2007, Pemisahan Komponen

Roy J, Gritter., James M. Bobbit, Arthur E.S., 1999, Pengantar Kromatografi, Bandung: ITB. Soebagio., 2002, Kimia Analitik, Makassar

Yazid. 2005. Kimia Fisika untuk paramedis. Yogyakarta: Andi

Komentar

  1. Baiklah Saya Sinta Marliya dengan NIM A1C119002 akan mencoba menjawab permasalahan nomor 3
    iya, teknik ini sangat efektif untuk memisahkan senyawa baik polar maupun non polar

    BalasHapus
  2. baiklah saya Marwina Apriyanti (A1C119017) Izin menjawab pertanyaan nomor 1. pada percobaan ini senyawa mentah berfungsi untuk melarutkan sejumlah kecil eluen.

    BalasHapus
  3. baiklah saya Lenny Friskha Tamba (A1C119035) akan menjawab pertanyaan no 2
    pada saat melakukan kromatografi kolom tidak terdapat gelembung didalamnya dikarenakan jika terdapat gelembung maka akan berakibat fatal dapat menyebabkan kolom yang akan digunakan tersebut dapat pecah.

    BalasHapus

Posting Komentar